Hallo
Selamat berjumpa di Rilisindo.com - Portal berita nasional yang menjangkau informasi hingga pelosok nusantara.
AGAM  

Pulihkan Akses Balingka Secara Bertahap, Warga Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat

GOTONGROYONG. Sejumlah warga terlihat tengah bergotong royong membangun jembatan untuk memulihkan akses Balingka, Minggu (4/1/2025). Foto: MC AGAM

AGAM (SUMBAR), RILISINDO.COM — Pemerintah Kabupaten Agam mengapresiasi kuatnya semangat gotong royong pemerintah nagari dan masyarakat dalam pembangunan jembatan darurat serta pemasangan bronjong di sekitar Kantor Wali Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto. Upaya tersebut menjadi langkah awal pemulihan akses vital warga pascaputusnya jembatan sejak akhir November 2025.

Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan apresiasi tersebut usai meninjau langsung kondisi jembatan roboh di ruas jalan dekat Kantor Wali Nagari Balingka, Minggu (4/1/2025). Jembatan tersebut merupakan infrastruktur penting yang selama ini menunjang mobilitas warga, khususnya masyarakat di sekitar pusat pemerintahan nagari.

“Ini adalah kebersamaan yang luar biasa. Ketika akses terputus, masyarakat tidak menunggu lama dan langsung bergotong royong membangun jembatan darurat agar aktivitas bisa kembali berjalan,” ujar Benni Warlis di sela peninjauan.

Selain pembangunan jembatan darurat sebagai akses sementara, di lokasi yang sama juga dilakukan pemasangan bronjong untuk memperkuat struktur tanah. Bronjong berupa anyaman kawat baja berisi batu berfungsi menahan erosi dan mengurangi risiko longsor, terutama di kawasan yang berada dekat aliran sungai.

Bupati menegaskan, seluruh pekerjaan darurat tersebut akan berada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Agam. Pengawasan dilakukan agar konstruksi darurat memiliki perhitungan teknis yang tepat dan dapat dimanfaatkan kembali pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi (RR) tanpa harus dibongkar ulang.

“Pekerjaan darurat ini harus presisi. Pondasinya kita siapkan sejak awal agar bisa dilanjutkan pada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi nantinya,” jelasnya.

Melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, perangkat nagari, dan masyarakat, Pemkab Agam berharap pemulihan infrastruktur pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan efisien, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi kondisi darurat.

Usai melakukan monitoring di Nagari Balingka, Bupati Agam bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait melanjutkan peninjauan ke lokasi Jembatan Bailey di Kecamatan Matur sebagai bagian dari evaluasi penanganan infrastruktur pascabencana di wilayah tersebut.

(MC Agam/Tori)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *